Sambut Mudik 2018, Dari Anggaran Trilyunan Hingga 70 Kapal Laut Baru

Mudik lebaran sebentar lagi akan tiba, apa saja usaha pemerintah yang dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang kerap terjadi pada momen arus mudik maupun arus balik seperti kemacetan dan angka kecelakaan yang tinggi setiap tahunya?

Diberitakan oleh okezone.com, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait persiapan mudik Lebaran tahun 2018. Hal yang berbeda dari tahun sebelumnya, mudik Lebaran di tahun politik ini akan berhimpitan dengan Pilkada serentak di sejumlah daerah.

Budi menjelaskan, dalam masa mudik Lebaran nantinya akan bertepatan dengan masa kampanye. Padahal lonjakan masyarakat untuk mudik akan terjadi di masa itu.

Dan ini lah langkah-langkah yangsudah dilakukan pemerintah menyambut musim mudik lebaran 2018 nanti.

1. Menambah Anggaran Hingga Rp2,5 Triliun

 Alokasi anggaran yang dipersiapakn oleh pemerintah melalui PT Jasa Raharja (Persero) untuk mudik Lebaran tahun 2018 mencapai Rp2,5 triliun. Anggaran ini digunakan untuk santunan kecelakaan mudik.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Raharjo mengatakan, anggaran ini meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 1,9 triliun. Hal ini dikarenakan naiknya nilai santunan di tahun 2018, sebagaimana diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan per 1 Juni 2017.

Untuk santunan bagi korban meninggal naik Rp25 juta ke Rp50 juta. Sedangkan untuk santunan perawatan Rp10 juta ke Rp20 juta.

Petugas Jasa Raharja saat menyerahkan santunan kepada ahli waris Niva Riyanti, siswi SMA di Desa Buluh Manis, Kecamatan Mandau, Bengkalis Provinsi Riau yang menjadi korban kecelakaan jalan raya.(https://www.instagram.com/p/BfLngomlcuB/)

Baca : Santunan Kematian Jasa Raharja Akan Diantar Kerumah

“Tahun 2018 kita menganggarkan tidak kurang dari Rp2,5 triliun untuk korban meninggal dunia dan perawatan. Kita mengharapkan ini memang baiknya tidak terjadi kecelakaan, tapi pada prinsipnya kami siap untuk memberikan santunan,” kata Budi di Kementerian Perhubungan, Selasa (30/01/2018).

 2. Menambah Kuota Mudik Gratis

Program mudik gratis yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tiap tahunya akan terus dilaksanakan. Bahkan untuk tahun 2018 ini kuotanya ditambah.

Adapun sebagai koordinator di tahun ketiga bekerjasama dengan BUMN dalam mudik gratis, Budi mengatakan akan memberangkatkan sebanyak 200.000 penumpang. Angka ini meningkat dari jumlah tahun 2017 sebanyak 118.000 penumpang.

“Pemudik gratis ini nanti akan menggunakan Saranan baik bus, kereta api, kapal laut maupun pesawat terbang,” ujarnya.

Selain itu, tahun ini mudik gratis tak hanya berfokus di Pulau Jawa seperti tahun sebelum-sebelumnya. Nantinya mudik gratis akan dikembangkan salah satunya di Pulau Sumatra.

“Selama ini hanya Jawa, kita tak hanya Jawa, kita kembangkan di Sumatera, di beberapa provinsi di pulau ini kita akan antarkan gimana pemudik ini ke tempat kampung halamannya,” ujarnya.

Baca : Mudik gratis diperluas hingga pulau Sumatera dan Sulawesi

3. Menyiapkan 3 Ruas Tol Baru Saat Mudik Lebaran 2018

Sebanyak 3 ruas tol sepanjang 85 km di Tol Transjawa, dipastikan akan siap dipergunakan secara fungsional pada mudik lebaran 2018 nanti.

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna, mengatakan ketiga tol yang akan dibuka secara fungsional itu adalah, Pemalang-Batang sepanjang 23 km, Salatiga-Solo 32 km dan Ngawi-Kertosono sekitar 30 km.

Herry menjelaskan, dengan difungsikannya tiga ruas tol sepanjang 85 km tersebut, pemudik bisa mengakses tol dari Jakarta sampai Surabaya. Meski ketiga tol tersebut merupakan tol fungsional, BPJT memastikan perkerasan sampai pada pengaspalan sehingga lebih nyaman dilintasi pengendara dibandingkan jalan tol darurat pada Lebaran tahun lalu.

Proyek tol Pemalang -Batang ( Image : Tribun )

4. Menambah Rangakaian Kereta Api Lebaran

Menghadapi arus mudik pada Lebaran Idul Fitri tahun ini, PT Kereta Api Indonesia menambah rangkaian dan jadwal perjalanan kereta api lebaran.

Penambahan kereta api ini dilakukan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko, ada empat rangkaian KA tambahan pada masa mudik dan balik Lebaran 2018.

“Empat rangkaian KA tambahan lebaran itu akan melayani delapan perjalanan pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2018,” katanya, Senin (12/3) malam.

Ia mengatakan empat KA tambahan lebaran itu terdiri atas KA Sawunggalih Lebaran relasi Pasarsenen-Kutoarjo, KA Purwojaya Lebaran relasi Gambir-Purwokerto-Cilacap, KA Kutojaya Utara Tambahan relasi Pasarsenen-Kutoarjo, dan KA Kutojaya Selatan Lebaran relasi Kiaracondong-Kutoarjo masing-masing dua perjalanan.

Selain empat KA tambahan tersebut, wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto juga akan dilayani sembilan rangkaian KA tambahan lebaran dari Daop lain, yakni dua rangkaian KA Pasundan Lebaran relasi Surabayagubeng-Kiaracondong masing-masing satu perjalanan.

Selanjutnya, KA Argo Lawu Fakultatif relasi Gambir-Solobalapan, KA Argo Dwipangga Fakultatif relasi Gambir-Solobalapan, KA Taksaka Lebaran relasi Gambir-Yogyakarta, KA Gajayana Lebaran relasi Gambir-Malang, KA Lodaya Lebaran relasi Surabayagubeng-Bandung, KA Taksaka Pagi Lebaran relasi Gambir-Yogyakarta, dan KA Mataram Premium relasi Pasarsenen-Lempuyangan masing-masing dua perjalanan.

“KA-KA tambahan tersebut akan beroperasi pada tanggal 4–26 Juni 2018 dan pemesanan tiketnya dapat dilakukan mulai `H-60` Lebaran,” katanya.

Sedangkan pihak PT KAI Daop 4 Semarang akan melakukan penambahan jumlah perjalanan Kereta Api Kaligung relasi Semarang Poncol-Tegal/Brebes, yang sebelumnya 8 perjalanan setiap harinya, menjadi 10 perjalanan.

Langkah tersebut diambil setelah melihat angka pertumbuhan dari para penumpang KA Kaligung yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada tahun 2015 jumlah penumpang mencapai 1.052.835, kemudian tahun 2016 naik jadi 1.158.838 penumpang, dan 2017 naik lagi menjadi 1.422.916 penumpang.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto, mengatakan, penerapan jadwal KA Kaligung sebanyak 10 perjalanan per hari tersebut, akan diberlakukan mulai tanggal 16 Maret 2018. Adapun rangkaian KA Kaligung terdiri dari 7 gerbong kereta ekonomi new image dengan daya kapasitas tampung mencapai 560 tempat duduk.

Untuk stasiun tempat turun naik penumpang diantaranya Stasiun Semarang Poncol, Weleri, Pekalongan, Pemalang, Tegal dan Stasiun Brebes.

5. Siapkan Puluhan Kapal Laut Untuk Mudik Gratis

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan puluhan armada kapal perintis sebagai angkutan mudik gratis tahun ini. Kapal-kapal tersebut merupakan bagian dari 70 kapal baru yang akan selesai pembuatannya pada April 2018 mendatang.

Seperti yang diberitakan oleh CNN Indonesia.com, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo menyatakan jika kapal-kapal tersebut akan selesai semua April 2018, sehingga mudik bisa langsung digunakan.

Ha tersebut diungkapkan usai menghadiri Focus Group Discussion Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di Hotel Sari Pacific, Jumat (2/3).

Info Mudik Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *