Mudik Gratis Dishub Bogor 2018: Syarat Cukup KTP dan KK Saja, Buruan Daftar

Mudik gratis Dishub Bogor ini sedikit berbeda dengan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN pada umumnya yang mensyaratkan calon pemudik harus memiliki SIM C karena anda cukup membawa KTP dan KK saja saat mendaftar nanti.

Seperti yang diberitakan oleh pojoksatu.id, Kepala Dishub Kota Bogor, Rakhmawati menyatakan syarat untuk mengikuti program mudik gratis ini hanya KTP dan KK saja.

“Semua gratis kami siapkan, syaratnya hanya fotokopi KTP dan KK yang memang berdomisili di Bogor, kami masih persiapkan dan matangkan,” ujar Kepala Dishub Kota Bogor, Rakhmawati.

Rakhmawati menjelaskan, tujuan program mudik gratis untuk mengurangi kecelakan para pemudik roda dua. Pasalnya, kecelakaan di jalan raya pada saat perjalanan mudik kerap terjadi. Mulai karena faktor sakit, lelah di jalan, dan akibat kecelakaan kendaraan. “Karena rentan kesehatan dan keselamatan mereka,” katanya.

Pendaftaran

Program mudik gratis 2018 yang menyediakan angkutan ke berbagai kota di pulau Jawa ini, pendaftaranya dibuka mulai 27 Maret 2018,  program ini dikhususkan bagi warga yang berdomisili di Kota Bogor. Untuk pendaftaran dilakukan secara manual / offline dengan mengunjungi lokasi pendafatran yang telah disediakan.

Lokasi Pendaftaran :
Dinas Perhubungan Kota Bogor,
Loket Angkutan Dalam Trayek

Jalan Raya Tajur No. 54, Tajur, Bogor selatan, Tajur, Bogor Tim., Kota Bogor, Jawa Barat 16134

Informasi selanjutnya silahkan menghubungi : WA 0878-7485-5460

Rute dan Kota Tujuan

Sedangkan kota tujuan mudik gratis Dishub Bogor ini adalah :

  • Tegal
  • Bumi ayu
  • Purwokerto
  • Banyumas
  • Kebumen
  • Purworejo
  • Wates
  • Malangbong
  • Tasikmalaya
  • Cimahi
  • Banjar
  • Purwokerto
  • Pekalongan
  • Semarang
  • Solo
  • Yogyakarta

Jadwal Keberangkatan

Lokasi atau titik kumpul keberangkatan pemudik rencananya ditempatkan di dua tempat yakni Terminal Baranangsiang dan Kantor Dishub Kota Bogor.

“Jumlah armada sendiri 40 dan bisa lebih, tergantung antusiannya masyarakat,” kata Rakhmawati.

Jadwal keberangkatan sendiri, sudah diatur saat pemudik mendaftarkan diri. Nantinya akan tertera kapan waktu keberangkatan. Dan tanggal keberangkatan sendiri, akan berkordinasi dengan Dishub Provinsi Jawa Barat.

Rakhma berharap, masyarakat bisa mudik melalui jalur yang sudah disiapkan, tidak menggunakan roda dua. Kondisi itu rentan kecelakaan, terlebih mengajak anak dan keluarga di atas motor. “lebih baik, naik kendaraan grastis sudah kita cek semua dan disiapkan,” pungkasnnya.

 

Informasi selanjutnya silahkan menghubungi : WA 0878-7485-5460

, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *