Cara Melakukan Boarding di Stasiun Kereta

MudikGratis.com – Jika perjalanan menggunakan kereta api terakhir anda adalah musim mudik tahun lalu, bisa jadi anda belum mengetahui  sistem boarding pass dan check-in yang kini diterapkan di stasiun keberangkatan seperti Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir dan stasiun besar lainya. Nah berikut ini adalah panduan cara melakukan boarding di stasiun kereta.

Ketentuan Umum Boarding

  1. Semua penumpang berusia diatas 17 tahun wajib menunjukan bukti identitas diri yang resmi dengan nama tertera pada bukti identitas sama dengan yang tertera pada tiket
  2. Bukti Identitas dentitas yang dapat dipergunakan KTP, SIM, Passport, KTA TNI/Polri, Kartu pelajar dan bukti identitas lainnya yang dilengkapi dengan foto
  3. Apabila tiket yang dipegang penumpang adalah tiket dengan tarif reduksi maka Bukti Identitas yang ditunjukan bukti identitas yang menunjukan hak atas reduksi
  4. Apabila tidak dapat menunjukan bukti identitas yang sama dengan nama yang tertera pada tiket maka tidak diperkenankan masuk stasiun dan naik kereta api

Cara Melakukan Boarding di Stasiun Kereta

Boarding pas dilakukan mulai 12 jam sebelum keberangkatan sampai dengan 10 menit sebelum keberangkatan.

Jika anda sudah melakukan booking tiket kereta api secara online dan telah selesai melakukan pembayaran namun belum mencetak tiket kereta api, bisa langsung melakukan check-in menggunakan mesin Check-In Mandiri yang telah disediakan tanpa harus mencetak tiket kereta api terlebih dahulu.

Mesin ini akan mengeluarkan (cetak) boarding pass yang mencantumkan nama dan ID penumpang, kode booking, dan nama KA beserta tujuan dan jadwal keberangkatan. Boarding pass inilah yang kemudian harus dibawa penumpang saat pemeriksaan identitas di boarding gate stasiun.

Cara Melakukan Boarding di Stasiun Kereta

Check in dilakukan dengan cara mengetikkan kode booking yang tercantum pada bukti transaksi pembelian tiket atau bisa juga dengan melakukan scan barcode dari tiket pada Mesin Check in Mandiri.

Jika anda sudah punya tiket kereta api yang sudah tercetak pada CTM atau loket pemesanan tiket kereta api secara langsung anda  hanya tinggal menscan barcode yang ada pada tiket pada mesin check-in mandiri dan selanjutnya akan mendapatkan struk chek in dan boarding pass.

Struk Chek-in untuk boarding pass hanya bisa dicetak mulai 12 jam sebelum keberangkatan dari stasiun tersebut.

Chek in mandiri tidak bisa mencetak tiket keberangkatan dari stasiun lain, tapi hanya di stasiun tersebut.

Perbedaan Check In Mandiri (CIM) dengan Cetak Tiket Mandiri

Lantas apa bedanya Chek In Mandiri (CIM) dengan Mesin Cetak Mandiri (CTM)?

“Pada dasarnya hampir sama proses validasi penumpang, pada mesin. Jika pada CTM Pengguna jasa setelah mendapatkan kode booking selanjutnya mencetak tiket KA seperti umumnya, namun pada mesin Chek In Mandiri (CIM) pengguna jasa jika sudah mendapatkan kode booking dan mengetikan pada mesin ini akan mendapatkan struk tanda chek in dan berlaku sebagai tiket KA, jadi tidak perlu lagi tiket seperti biasanya, dan selanjutnya hanya membawa struk boarding pass tersebut masuk boarding gate (pintu boarding) dengan memperlihatkan Kartu identitas Asli (KTP, SIM, Passport, Kartu keluarga),”ujar SM Humas PT KAI Daop I Jakarta Bambang S Prayitno seperti yang dikutip oleh detik.com

Cara Melakukan Boarding di Stasiun Kereta

Boarding Pass Untuk Pembelian Tiket Langsung

Sementara itu jika anda membeli tiket go show (pembelian langsung untuk keberangkatan hari yang sama), maka anda akan mendapat 2 lembar struk di mana lembar pertama merupakan bukti pembayaran dan lembar kedua adalah boarding pass untuk memasuki boarding gate.

Setelah memiliki boarding pass, dan jadawal kereta api anda sudah tiba maka anda dapat segera menuju boarding gate untuk pemeriksaan identitas.

Petugas akan melakukan verifikasi boarding pass dengan perangkat scanner serta memeriksa kecocokan antara data – data yang ada dalam tiket dengan data pada kartu identitas asli anda.

Andapun tetap wajib menunjukan kartu identitas asli yang dalam kartu identitas tersebut terdapat foto anda, jika data pada boarding pass dan ID tidak sesuai maka anda dilarang masuk dan tiket dianggap tidak berlaku.

Mengapa Harus Menggunakan Boarding Pass

Penerapan sistem check in dan boarding pass ini diharapkan dapat menghilangkan peredaran tiket palsu yang beberapa waktu lalu pernah terjadi di beberapa daerah.

Dengan penerapan sistem ini, seorang calon penumpang tidak akan mendapatkan boarding pass  tanpa ada kode boking transaksi pembelian tiket. Sehingga dipastikan tidak akan ada lagi penggunaan tiket palsu.

Selain antisipasi terhadap tiket palsu, sistem ini juga akan membuat ketidaksesuaian tanggal keberangkatan tiket penumpang menjadi sangat terkontrol. Untuk tanggal keberangkatan yang tidak sesuai dipastikan tidak akan berhasil melakukan proses check-in.

Penerapan sistem check-in di stasiun keberangkatan ini juga diharapkan untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan, kenyamanan pengguna jasa kereta api.

Jika anda mengalami kesulitan didalam boarding pass tidak usah khawatir karena banyak petugas yang akan memandu anda untuk melakukan boarding pass.

Selalu berhati-hati saat ingin meminta pertolongan, pastikan anda bertanya langsung pada petugas jaga yang menggunakan seragam atau atribut resmi dan hindari meminta tolong kepada orang yang tidak anda kenal.

Terlebih kepada orang tidak dikenal yang tiba-tiba menawarkan jasa untuk mengurus keperluan tiket anda.

 

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *