Mudik Gratis Pemprov Jawa Timur 2018: Pendaftaran Akan Dibuka 18 Mei 2018, Kuota Terbatas

Pendaftaran mudik gratis Pemprov Jawa Timur akan dibuka mulai tanggal 18 Mei 2018 di Kantor Dishub Jatim Jl A Yani 268 dan juga bisa dilakukan secara online. Bagi anda warga Jawa Timur yang ingin mengikuti mudik gratis ini cukup menunjukan KTP dan KK saat pendaftaran.

Pelaksana program mudik gratis ini adalah Dishub Jatim menggandeng semua stake holder dan Organda Jatim. Sebagai warga Jawa Timur, tentu saja hal ini akan membuat anda memiliki banyak pilihan program mudik gratis karena sebelumnya telah dibuka pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja Cabang Jawa Timur.

Seperti yang diberitakan oleh Tribunnews.com, program mudik gratis Pemprov Jawa Timur ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung beberapa tahun.

“Gubernur Jatim Pakde Karwo tetap akan melanjutkan tradisi memberikan layanan mudik gratis tahun ini. Silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Wahid Wahyudi kepada SURYA.co.id, Minggu (15/4/2018).

Pendataran Mudik gratis dari Surabaya ke hampir semua wilayah kabupaten di Jatim resmi akan dibuka pada 18 Mei 2018.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tiket mudik gratis selalu ludes begitu pendaftaran dibuka dua atau tiga hari. Oleh karena itu sebaiknya anda segera mendaftarkan diri sebelum kuota mudik nya terisi penuh.

 

Persyaratan dan Cara Daftar

Wahid menuturkan pihaknya akan memberi kemudahan dalam pendaftaran mudik gratis besok. Semua masyarakat berhak atas layanan mudik gratis ini.

Dishub tidak membatasi satu keluarga mendaftarkan berapa pun anggota keluarganya. Siapa pun bisa menikmati layanan mudik gratis yang nyaman ini.

Warga tak perlu harus datang dan antre hanya untuk mendaftar ke Kantor Dishub Jatim Jl A Yani 268.

“Pendaftaran bisa kantor Dishub langsung atau bisa juga dilayani melalui online. Pendaftar bisa mengajukan seat mudik gratis melalui HP,” tandas Wahid.

Cukup dengan Gadget di tangan sudah bisa menjadi peserta mudik gratis melalui online.

Namun layanan online berbasis web ini masih disempurnakan. Menjelang pendaftaran nanti Dishub akan merilisnya.

“Kami ingin masyarakat terlayani dengan mudah dan nyaman. Ini eranya sudah era online, era Gadget sehingga pendaftaran mudik gratis besok juga bisa online,” katanya.

Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jatim Isa Ansori menambahkan nanti akan ada penduan mudah mendaftar online.

Juga tersedia form pendaftaran melalui online itu.

“Syarat untuk bisa menjadi peserta mudik gratis adalah cukup menyerahkan foto kopi KTP atau menulis NIK KTP,” kata Isa.

Bagi anda yang ingin mendaftar secara online, bisa mengunjungi alamat : http://mudikgratis.dishub.jatimprov.go.id/

Jadwal Keberangkatan

Sesuai jadwal mudik gratis yang telah disusun, pendaftaran dibuka 18 Mei 2018 sampai habis. Ini berlaku untuk moda bus dan Kereta Api serta angkut motor gratis.

Seperti yang ungkapkan oleh Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jatim, Isa Ansori  Jadwal keberangkatan mudik gratis ini mulai  H-4 Lebaran  dari Kantor Dishub Jatim di Surabaya.

“Pelaksanaan mudik gratis dijadwalkan 12 dan 13 Juni 2018. Hari Raya Idul Fitri diperkirakan 15 atau 16 Juni 2018,” ucap Isa kepada surya,co.id, Minggu (15/4/2018).

Khusus mudik gratis naik bus akan diberangkatkan dua gelombang. Yakni pada Rabu (12/6/2018) dan Kamis (13/6/2018).

Akan ada ratusan bus yang dikerahkan gratis mengangkut pemudik hingga ke semua kota di seluruh Jatim.

Isa menyebutkan bahwa akan ada puluhan ribu pemudik yang akan memanfaatkan mudik gratis itu. Untuk moda bus akan bertolak dari Kantor Dishub Jatim JL A Yani Surabaya.

Tidak hanya moda bus, KA dan kapal juga berlaku mudik gratis. Bahkan mudik gratis juga berlaku untuk angkut motor mudik gratis ke kota tujuan. “Seluruh kota dan Kepulauan di Jatim,” urai Isa

Selain itu ada pula mudik gratis naik kapal laut ke wikayah Kepulauan di Jatim. Pendaftaran khusus kapal dibuka 28 Mei – 23 Juni 2018.

 

Kota Tujuan

Total ada 20 kota tujuan mudik gratis. Yakni Ngawi, Magetan, Madiun, Ponorogo, Treanggalek, Pacitan, Kediri, Blitar, Pare, dan Tulungagung.Kemudian Situbondo, Bondowoso, Banyuwngi, Probolinggo, dan Jember. Selain itu, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *